Thursday, July 22, 2010
RPP MATEMATIKA KELAS 1 SD
Materi Pokok : Bilangan Cacah dan Lambangnya
Pertemuan / waktu : Pertama dan kedua / 4 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
4.1 Membilang banyak benda
B. Indikator
o Menyebutkan lambang bilangan dari 21 sampai 99
o Mengenal lambang bilangan dari 21 sampai 99
C. Materi Essensial
Membaca dan Menulis Lambang Bilangan (2)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Memberikan pertanyaan ada berapa jumlah buah yang ada pada gambar
Mencatat indikator
Menjawab pertanyaan
10
2. Kegiatan Inti
o Guru memperkenalkan lambang bilangan 21 sampai 99
o Guru membacakan lambnag bilangan 21 sampai 99
o Guru memberikan contoh pengerjaan latihan 1, latihan 2, dan latihan 3
o Memperagakan menulis bilangan 21 sampai dengan 99
o Mengerjakan latihan 4
o Menugaskan untuk menjiplak dengan cara menghubungkan garis-putus-putus
o Menuliskan lambang bilangan
Memperhatikan dan mencatat apa yang diterangkan
mengerjakan latihan 1, 2, 3 dan latihan pengayaan
100
3. Penutup
o Menugaskaskan untuk mengulang kembali
Mengerjakan tugas dari guru
10
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Bilangan Cacah dan Lambangnya
Pertemuan / waktu : Pertama dan keempat / 8 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
4.2 Mengurutkan banyak benda
B. Indikator
o Membandingkan dua kumpulan benda sedikit, banyak atau sama dengan
o Mengurutkan sekelompok bilangan dari yang terkecil atau terbesar
o Menyusun bilangan dari terkecil sampai terbesar atau sebaliknya
C. Materi Essensial
Membandingkan Bilangan (9)
o Membandingkan dua kumpulan benda (9)
Mengurutkan Sekelompok Bilangan dari Terkecil atau Terbesar (13)
Menyusun Sekelompok Bilangan dari Terkecil atau Terbesar (17)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
Mencatat indikator
2. Kegiatan Inti
Pertemuan pertama
o Menjelaskan perbandingan dua kumpulan benda, lebih sedikit dari atau lebih banyak dari dan sama dengan
o Guru meyajikan beberapa gambar
o Menjelaskan pengerjaan latihan 1, menugaskan latihan 1
o Menjelaskan pengerjaan latihan 2, menugaskan latihan 2
o Menjelaskan pengerjaan latihan 3, menugaskan latihan 3
Pertemuan kedua
o Guru menjelaskan dan memberikan contoh cara mengurutkan sekelompok bilangan dari terkecil atau terbesar
o Mejelaskan permaianan membilang secara urut
o Menugaskan mengerjakan latihan 1 hlm. 15
o Menugaskan mengerjakan latihan 2 hlm. 16
Pertemuan pertama
o Menyusun sekelompok bilangan dari terkecil atau terbesar
o Guru memberikan contoh pengerjaan latihan 1, latihan 2, dan latihan 3
o Menugaskan mengerjakan latihan 1, 2 dan 3
Pertemuan keempat
o Menugaskan untuk mengerjakan uji kompetensi bab 5 Hlm 20
Memperhatikan dan mencatat apa yang diterangkan
mengerjakan latihan 1, 2, 3
Memperhatikan cara mengurutkan sekelompok bilangan
Melakukan permainan
Mengerjakan tugas dari guru
Mengerjakan tugas dari guru
Mengerjakan uji kompetensi bab 5 Hlm 20
3. Penutup
o Menugaskaskan untuk mengulang kembali
o latihan 3 lm. 19
Mengerjakan tugas dari guru
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : PEnjumlahan dan pengurangan
Pertemuan / waktu : Pertama dan keempat / 8 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
4.3 Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan
B. Indikator
o Menghitung nilai tempat puluhan dan satuan
o Menjumlahkan puluhan dengan satuan
o Menentukan tempat satuan dan tempat puluhan
C. Materi Essensial
o Mengelompokkan bangun datar berdasarkan unsur-unsurnya
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
Mencatat indikator
2. Kegiatan Inti
o Menjelaskan penulisan bilangan dua angka dalam bentuk penjumlahan
12 = 1 puluhan + 2 satuan
12 = 10 + 2
10 + 2 adalah bentuk panjang dari12
o Menugaskan latihan 1
o Menjelaskan cara menentukan nilai tempat puluhan dan satuan
2 puluhan + 1 satuan = 20 + 1 = 21
3 puluhan + 5 satuan = 30 + 5 = 35
o Menjelaskan cara menjawab latihan 4
o Mengerjakan latihan 5 seperti pada contoh
o Mengerjakan tugas mencongak
o Mengerjakan soal cerita hlm. 30
Memperhatikan dan mencatat apa yang diterangkan :
- penulisan bilangan dua angka dalam bentuk penjumlahan
- menentukan nilai tempat puluhan dan satuan
mengerjakan tugas dari guru latihan 5 s.d 6
3. Penutup
o Mengerjakan latihan 6
Mengerjakan pekerjaan rumah
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : PEnjumlahan dan pengurangan
Pertemuan / waktu : Pertama dan keempat / 8 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
4.4 Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan
B. Indikator
o Menghitung nilai tempat puluhan dan satuan
o Menjumlahkan puluhan dengan satuan
o Menentukan tempat satuan dan tempat puluhan
C. Materi Essensial
o Mengelompokkan bangun datar berdasarkan unsur-unsurnya
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
Mencatat indikator
2. Kegiatan Inti
o Menjelaskan penulisan bilangan dua angka dalam bentuk penjumlahan
12 = 1 puluhan + 2 satuan
12 = 10 + 2
10 + 2 adalah bentuk panjang dari12
o Menugaskan latihan 1
o Menjelaskan cara menentukan nilai tempat puluhan dan satuan
2 puluhan + 1 satuan = 20 + 1 = 21
3 puluhan + 5 satuan = 30 + 5 = 35
o Menjelaskan cara menjawab latihan 4
o Mengerjakan latihan 5 seperti pada contoh
o Mengerjakan tugas mencongak
o Mengerjakan soal cerita hlm. 30
Memperhatikan dan mencatat apa yang diterangkan :
- penulisan bilangan dua angka dalam bentuk penjumlahan
- menentukan nilai tempat puluhan dan satuan
mengerjakan tugas dari guru latihan 5 s.d 6
3. Penutup
o Mengerjakan latihan 6
Mengerjakan pekerjaan rumah
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : PEnjumlahan dan pengurangan
Pertemuan / waktu : Pertama dan keempat / 8 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
4.5 Menentukan nilai tempat puluhan dan satuan
B. Indikator
o Menghitung nilai tempat puluhan dan satuan
o Menjumlahkan puluhan dengan satuan
o Menentukan tempat satuan dan tempat puluhan
C. Materi Essensial
o Mengelompokkan bangun datar berdasarkan unsur-unsurnya
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
Mencatat indikator
2. Kegiatan Inti
o Menjelaskan penulisan bilangan dua angka dalam bentuk penjumlahan
12 = 1 puluhan + 2 satuan
12 = 10 + 2
10 + 2 adalah bentuk panjang dari12
o Menugaskan latihan 1
o Menjelaskan cara menentukan nilai tempat puluhan dan satuan
2 puluhan + 1 satuan = 20 + 1 = 21
3 puluhan + 5 satuan = 30 + 5 = 35
o Menjelaskan cara menjawab latihan 4
o Mengerjakan latihan 5 seperti pada contoh
o Mengerjakan tugas mencongak
o Mengerjakan soal cerita hlm. 30
Memperhatikan dan mencatat apa yang diterangkan :
- penulisan bilangan dua angka dalam bentuk penjumlahan
- menentukan nilai tempat puluhan dan satuan
mengerjakan tugas dari guru latihan 5 s.d 6
3. Penutup
o Mengerjakan latihan 6
Mengerjakan pekerjaan rumah
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Penjumlahan dan pengurangan
Pertemuan / waktu : Pertama dan ketiga / 6 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
4.6 Menyelesaikan masalah yang melibatkan penjumlahan dan pengurangan bilangan dua angka
B. Indikator
o Memecahkan soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan
C. Materi Essensial
o Soal Cerita Penjumlahan dan Pengurangan (59)
o Uji Kompetensi BAB 6 (62)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Mengumpulkan pekerjan rumah dan membahasnya bersama-sama
Mencatat indikator
Mengumpulkan tugas dan membahas
2. Kegiatan Inti
o Menugaskan mengerjakan latihan 1 Hlm. 59
o Menugaskan mengerjakan uji kompetensi bab6
Mengerjakanlatihan 1
Mengerjakan uji kompetensi bab 6
3. Penutup
o Mengulang kembali materi di rumah
Mengerjakan pekerjaan rumah
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Keliling dan Luas
Pertemuan / waktu : Pertama dam kedua / 4 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
5.1 Menghitung keliling persegi dan persegi panjang
B. Indikator
o Menghitung keliling persegi dan persegi panjang
o Menemukan cara menghitung keliling persegi dan persegi panjang
o Menggambar dan membuat bangun datar dengan keliling tertentu
C. Materi Essensial
Keliling persegi dan persegi panjang
o Menghitung keliling persegi dan persegi panjang (Hlm. 60)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas III jilid 3B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
Mencatat indikator
10
2. Kegiatan Inti
Pertemuan Pertama
o Menjelaskan mencari keliing suatu bagun datar dihitung dengan cara menjumlahkan panjang semua sisi bagun datar tersebut.
o Mencontohkan mencari kelilling persegi dengan menjelaskan contoh soal hlm. 60
o Menugaskan mengerjakan latihan 1. Hlm. 61 dan latihan 2. hlm. 62
o Mencontohkan mencari kelilling persegi panjang dengan menjelaskan contoh soal hlm. 60
o Menugaskan mengerjakan latihan 3. Hlm. 63
Pertemuan kedua
o Menjelaskan contoh Hlm. 64 dan 65
o Menugaskan mengerjakn latihan 4 no ganjil
o Latihan 5 dan latihan pengayaan hlm. 66
Memperhatikan dan mencatat apa yang diterangkan
Memperhatikan pengerjaan contoh soal selanjutnya mengerjakan latihan 1 dan 2
Memperhatikan pengerjaan contoh soal selanjutnya mengerjakan latihan 3
Mencatat dan memahami cara pengerjaan contoh soal, mengerjakan latihan latihan 4,5 dan latihan pengayaan
100
3. Penutup
o Menugaskan mengerjakan latihan 4 no genap
Mengerjakan pekerjaan rumah
10
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Keliling dan Luas
Pertemuan / waktu : Ketiga dan keempat / 4 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerajakan soal
A. Kompetensi Dasar
5.1 Menghitung keliling persegi dan persegi panjang
B. Indikator
o Menghitung keliling persegi dan persegi panjang
o Menemukan cara menghitung keliling persegi dan persegi panjang
o Menggambar dan membuat bangun datar dengan keliling tertentu
C. Materi Essensial
Keliling persegi dan persegi panjang
o Menemukan cara menghitung keliling persegi dan persegi pnajang (Hlm. 60)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas III jilid 3B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
Mencatat indikator
10
2. Kegiatan Inti
o Menjelaskan rumus keliling persegi dan persegi panjang
Keliling persegi = 4 x sisi
Keliling persegi panjnag = 2 x (panjang + lebar)
o Mengerjakan latihan 6, 7 dan 8
o Megumpulkan pekerjaan siswa dan memeriksa jawabannya
Memperhatikan dan mencatat apa yang diterangkan
Mencatat dan memahami cara pengerjaan contoh dan mengerjakan latihan latihan 6 s.d 8
100
3. Penutup
o Memberikan motivasi untuk lebih rajin mengerjakan latihan
o Menugaskan mengerjakan Latihan 8 sebagai pekerjaan rumah
Mendengarkan motivasi guru
10
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Keliling dan Luas
Pertemuan / waktu : Kelima / 2 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerajakan soal
A. Kompetensi Dasar
5.1 Menghitung keliling persegi dan persegi panjang
B. Indikator
o Menghitung keliling persegi dan persegi panjang
o Menemukan cara menghitung keliling persegi dan persegi panjang
o Menggambar dan membuat bangun datar dengan keliling tertentu
C. Materi Essensial
Keliling persegi dan persegi panjang
o Menggambar dan membuat bangun datar dengan keliling tertentu (Hlm. 70)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas III jilid 3B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
Mencatat indikator
5
2. Kegiatan Inti
o Mencontohkan magambar bagun datar persegi dan persegi panjang
o Menugaskan mengerjakan latihan 9, 10, dan latihan pengayaan
Memperhatikan dan mencatat apa yang diterangkan
Mencatat dan memahami cara pengerjaan contoh dan mengerjakan latihan 9 s.d 12
50
3. Penutup
o Memberikan motivasi untuk lebih rajin mengerjakan latihan
o Menugaskan mengerjakan Latihan 11, 12 sebagai pekerjaan rumah
Mendengarkan motivasi guru
5
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Pengukuran Berat
Pertemuan / waktu : Pertama s.d keempat / 8 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
5.1 Menghitung keliling persegi dan persegi panjang
5.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan berat benda
B. Indikator
o Mengenal berat
o Membandingkan berat benda secara langsung
o Membandingkan berat benda secara tidak langsung dengan satuan tidak baku
o Menunjukan perbedaan hasil pengukuran berat dengan satuan tidak baku
o Membandingkan berat benda dengan satuan tidak baku yang sama
C. Materi Essensial
Membandingkan Berat Benda (65)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator yang diharapkan
o Memberika pertanyaa benda apa yang paling berat ?
Mencatat indikator
Menjawab pertanyaan guru, berbagai macam jawaban pasti terucap
2. Kegiatan Inti
Pertemuan Pertama dan kedua
o Menjelaskan cara membandingkan berat benda
o Bercerita kepada untuk mempermudah pemahaman siswa terhadap konsep berat, seperti :
- bagaimana cara mengetahui berat badan
- mengapa anak dikatakan gemuk atau kurus
- manfaat benda-benda diukur beratnya
o membacakan cerita pada hlm. 66
o Guru mengajak siswa untuk membandingkan berat benda secara langsung
o Menugaskan siswa mengerjakan latihan 1.
o Menerangkan kepada siswa contoh soal hlm. 68, selanjutnya menugaskan mengerjakan latihan 2 hlm. 68
o Membacakan cerita humor
Mempelajari cara membandingkan berat benda
Mendengarkan cerita tentang pemahaman konsep berat, seperti
membacakan cerita pada hlm. 66
siswa membandingkan berat benda secara langsung
Mengerjakan latihan 1. Hlm. 67
Mempelajari contoh soal hlm. 68,
Mengerjakan latihan 2 hlm. 68
Mendengar cerita humor
3. Penutup
o Menugaskan mengerjakan latihan 3 dan 4
Mengerjakan pekerjaan rumah
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Keliling dan Luas
Pertemuan / waktu : Kelima s.d kedelapan / 8 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerajakan soal
A. Kompetensi Dasar
5.1 Menghitung keliling persegi dan persegi panjang
5.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan berat benda
B. Indikator
o Mengenal berat
o Membandingkan berat benda secara langsung
o Membandingkan berat benda secara tidak langsung dengan satuan tidak baku
o Menunjukan perbedaan hasil pengukuran berat dengan satuan tidak baku
o Membandingkan berat benda dengan satuan tidak baku yang sama
C. Materi Essensial
Membandingkan Berat Benda (65)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Menagih pekerjaan rumah
Mencatat indikator
2. Kegiatan Inti
o Menjelaskan kepada siswa bahwa pengukuran berat benda dengan satuan tidak baku harus tetap menggunakan timbangan dengan anak timbangan diganti dengan benda lain
o Benda yang dipilih sebagai satuan tidak baku harus dalam jumlah yang banyak dan beratnya sama, misalnya kelereng, buku
o Melakukan tugas 1. hlm. 73
o Melakukan tugas 2. hlm. 74
o Menjelaskan kepada siswa perbedaaan hasil pengukuran berat dengan satuan tidak baku, selanjutnya mengerjakan latihan 5
o Menjelaskan cara membandingkan berat benda dengan satuan tidak baku yang sama mempelajari contoh soal dan dilanjutkan menugaskan siawa mengerjakan latihan 7
o Mengerjakan tugas 3 hlm. 77
Membandingkan setiap pasang benda berikut dengan menimbang menggunakan satuan tidak baku
o Latihan 8 dan melakukan kegiatan hlm. 80
o Membacakan siswa cerita timbangan raja hutan
o Menugaskan uji kompetensi Bab 7
Mendengarkan penjelasan guru :
- pengukuran berat benda dengan satuan tidak baku harus tetap menggunakan timbangan dengan anak timbangan diganti dengan benda lain
- Benda yang dipilih sebagai satuan tidak baku harus dalam jumlah yang banyak dan beratnya sama, misalnya kelereng, buku
Melakukan tugas 1 dan 2 .
Mempelajari perbedaaan hasil pengukuran berat dengan satuan tidak baku, selanjutnya mengerjakan latihan 5
Mempelajari cara membandingkan berat benda dengan satuan tidak baku
Mengerjakan tugas 3 hlm. 77
Membandingkan setiap pasang benda berikut dengan menimbang menggunakan satuan tidak baku
Latihan 8 dan melakukan kegiatan hlm. 80
Mengerjakan uji kompetensi Bab 7
3. Penutup
o Memberikan motivasi untuk lebih rajin mengerjakan latihan
o Menugaskan Latihan 6
Mendengarkan motivasi guru
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Keliling dan Luas
Pertemuan / waktu : Pertama dan kedua / 4 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
5.2 Menghitung luas persegi dan persegi panjang
B. Indikator
o Menjelaskan luas sebagai daerah dari bidang datar
o Membandingkan dan mengurutkan luas persegi dan persegi panjang
o Menghitung luas daerah persegi dan persegi panjang dengan menggunakan petak satuan
C. Materi Essensial
Luas persegi dan persegi panjang
o Menjelaskan las sebagai daerah bidang (hlm. 74)
o Membandingkan dan mengurutkan luas persegi dan persegi panjang (Hlm. 75)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas III jilid 3B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
Mencatat indikator
10
2. Kegiatan Inti
o Menjelaskan luas persegi panjang benda A sama dengan daerah yang diarsir
o Menuaskan mengerjakn latihan 1, 2
o
o Guru mengingatkan kembali kepada siswa tentang sifat-sifat bangun datar yang telah dipelajari, kemudian menuntun siswa dalam menggambar bangun datar secara simbolis denga ukuran-ukuran yang skalatis, dan penekanan pada keliling yang telah diketahui
o Menugaskan mengerjakan latihan 3
Memperhatikan dan mencatat apa yang diterangkan
Mencatat dan memahami cara pengerjaan contoh dan latihan 1, 2
Menggambar bangun datar secara simbolis
100
3. Penutup
o Menugaskan mengerjakan latihan 4 Hlm. 8
Mengerjakan pekerjaan rumah
10
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Keliling dan Luas
Pertemuan / waktu : Ketiga dan kelima / 6 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerajakan soal
A. Kompetensi Dasar
5.2 Menghitung luas persegi dan persegi panjang
B. Indikator
o Menjelaskan luas sebagai daerah dari bidang datar
o Membandingkan dan mengurutkan luas persegi dan persegi panjang
o Menghitung luas daerah persegi dan persegi panjang dengan menggunakan petak satuan
C. Materi Essensial
Luas persegi dan persegi panjang
o Menghitung Luas Daerah Persegi dan Persei Panjang dengan Menggunakn Petak Satuan (Hlm. 80)
o Menemukan cara menghitung luas persegi dan peregi panjang (hlm. 82)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas III jilid 3B
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Menugaskan siswa mengumpulkan pekerjaan Rumah
Mencatat indikator
Mengumpulkan pekerjaan rumah
15
2. Kegiatan Inti
Pertemuan ketiga
o Membahas pekerjaan rumah
o Memberikan penjelasan contoh soal hlm. 80
o Menugaskan mengerjakan latihan 5. hlm. 81
o Memeriksa pekerjaan siswa
Pertemuan keempat
o Melakukan kegiatan hlm. 82
o Menjelaskan dari kegiatan di atas dapat disimpulankan bahwa :
- luas persegi panjang = panjang x lebar
- luas persegi = sisi x sisi
o Menugaskan mengerjakan latihan 6 hlm. 83
Pertemuan kelima
o Menugaskan mengerjakan latihan 8, dan 9
Memperhatikan dan mencatat apa yang diterangkan selanjutnya mengerjakan latihan 5
Mencatat dan memahami cara pengerjaan contoh dan latihan latihan 5 dan 6
mengerjakan tugas dari guru
150
3. Penutup
o Memberikan motivasi untuk lebih rajin mengerjakan latihan
o Menugaskan mengerjakan, latihan 7 hlm. 84, latihan 10 hlm. 87
Mendengarkan motivasi guru
Mengerjakan pekerjaan rumah
15
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Geometri
Pertemuan / waktu : Pertama dan ketiga / 6 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
6.1 Mengenal segitiga, segi empat, dan lingkaran
B. Indikator
o Mengidentifikasi benda segitiga dan benda bukan segitiga
C. Materi Essensial
Mengenal Segitiga Segi Empat dan Lingkaran (86)
o Mengenal segitiga dan bukan segitiga (86)
o Mengenal segi empat dan bukan segi empat (90)
o Mengenal lingkaran dan bukan lingkaran (94)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
o Segitiga, lingkaran, persegi.
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
Mencatat indikator
10
2. Kegiatan Inti
o Mengenalkan kepada siswa segitiga dan bukan segitiga
o Menjelaskan kepada siswa bahwa segitiga mempunyai tida sisi
o Menunjukkan kepada siswa benda yang bukan segitiga
o Menugaskan mengerjakan latihan 1. Hlm. 87
o Mengerjakan latihan 2 Hlm. 87
o Mengerjakan latihan 3 Hlm. 88
o Menjelaskan contoh hlm. 89
o Membimbing siswa untuk menata batang korek api menunjukkan bahwa susunan batang korek api dapat membentuk beberapa buah segitiga.
o Mengerjakan latihan pengayaan
siswa mempelajari segitiga dan bukan segitiga
Mempelajari segitiga mempunyai tida sisi
Mengerjakan latihan 1. Hlm. 87
Mengerjakan latihan 2 Hlm. 87
Mengerjakan latihan 3 Hlm. 88
Menjelaskan contoh hlm. 89
Melakaukan tugas 1 Hlm. 89
Mengerjakan latihan pengayaan
100
3. Penutup
o Menugaskan mengerjakan latihan 4 Hlm. 8
Mengerjakan pekerjaan rumah
10
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Geometri
Pertemuan / waktu : Keempat dan keenam / 6 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerajakan soal
A. Kompetensi Dasar
6.1 Mengenal segitiga, segi empat, dan lingkaran
B. Indikator
o Mengidentifikasi benda segi empat dan bukan segi empat
C. Materi Essensial
Mengenal Segitiga Segi Empat dan Lingkaran (86)
o Mengenal segitiga dan bukan segitiga (86)
o Mengenal segi empat dan bukan segi empat (90)
o Mengenal lingkaran dan bukan lingkaran (94)
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
o Segitiga, lingkaran, persegi.
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Menugaskan siswa mengumpulkan pekerjaan Rumah
Mencatat indikator
Mengumpulkan pekerjaan rumah
2. Kegiatan Inti
Pertemuan ketiga
o Memperkenalkan segiempat dan bukan segi empat
o Segiempat mempunyai empat sisi
o Memperlihatkan benda yang bukan segiempat
o Menyugaskan mengerjakan latihan 4 5 dan 6
Pertemuan keempat
o Memperkenalkan lingkaran dan bukan lingkaran
o Memberitahukan bahwa lingkaran mempunyai titik pusat dan sisi lingkaran dengan titik pusat jaraknya sama
o menugaskan mengerjakan latihan 7,
Pertemuan kelima
o membahas pekerjaan rumah
Siswa mnedengarkan penjelasan guru mengenai
- segiempat
- lingkaran
- dan segitiga
mengerjakan latihan 7, 8 dan 9
3. Penutup
o Memberikan motivasi untuk lebih rajin mengerjakan latihan
o Menugaskan mengerjakan, latihan 8 dan latihan 9
Mendengarkan motivasi guru
Mengerjakan pekerjaan rumah
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Geometri
Pertemuan / waktu : Pertama dan ketiga / 6 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerjakan soal
A. Kompetensi Dasar
6.2 Mengelompokkan bangun datar menurut bentuknya
B. Indikator
o Menjiplak berbagai bentuk segitiga, segiempat dan lingkaran
C. Materi Essensial
Menyelidiki berbagai bangun datar
Mengelompokkan berbagai bangun segitiga segi empat dan lingkaran
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
o Segitiga, lingkaran, persegi.
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
Mencatat indikator
15
2. Kegiatan Inti
o Menjelaskan cara membuat berbagai bentuk segi tiga, segi empat dan lingkaran
- menjiplak cara 1
- menjiplak cara 2
o menghubungkan titik membentuk segitiga dan segi empat
o membuat lingkaran
o Guru mengajarkan menggambar segitiga dan segiempat dengan menjiplak karena siswa belum mengenal ukuran panjang baku, nisalnya 1 cm, selanjutnya menugaskan mengerjakan latihan 1 hlm. 99
o Mengerjakan latihan 2
o Melakukan kegiatan hlm. 102
o Mengerjakan latihan 4, latihan 5, latihan 6,
Mempelajari cara membuat berbagai bentuk segi tiga, segi empat dan lingkaran
menghubungkan titik membentuk segitiga dan segi empat
membuat lingkaran
Menggambar segitiga dan segiempat dengan menjiplak
selanjutnya mengerjakan latihan 1 hlm. 99
Mengerjakan latihan 2
Melakukan kegiatan hlm. 102
Mengerjakan latihan 4, latihan 5, latihan 6,
150
3. Penutup
o Menugaskan mengerjakan latihan 3 Hlm. 100
o Menugaskan 7 dan 8.
Mengerjakan pekerjaan rumah
15
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Mata Pelajaran : MATEMATIKA
Materi Pokok : Geometri
Pertemuan / waktu : Keempat dan ketujuh / 8 x 30 menit
Metode : Ceramah dan mengerajakan soal
A. Kompetensi Dasar
6.2 Mengelompokkan bangun datar menurut bentuknya
B. Indikator
o Mengelompokkan bangun datar menurut bentuknya
C. Materi Essensial
Menyelidiki berbagai bangun datar
Mengelompokkan berbagai bangun segitiga segi empat dan lingkaran
D. Media Belajar
o Buku matematika M Khafid Erlangga kelas I jilid 1B
o Segitiga, lingkaran, persegi.
E. Rincian Kegiatan Pembelajaran Siswa
KEGIATAN Waktu (menit)
Pendidik Peserta didik
1. Pendahuluan
o Membacakan indikator dan kompetensi yang diharapkan
o Menugaskan siswa mengumpulkan pekerjaan Rumah
Mencatat indikator
Mengumpulkan pekerjaan rumah
20
2. Kegiatan Inti
o Menugaskan mengerjakan
- latihan 1 Hlm. 106
- latihan 2 Hlm. 107
- latihan 3 Hlm. 108
o Mengerjakan uji kompetensi bab 8 Hlm. 109
o Guru membahas materi uji kompetensi dan latihan soal akhir tahun semester 2
mengerjakan latihan 1 Hlm. 106m, latihan 2 Hlm. 107, latihan 3 Hlm. 108
Mengerjakan uji kompetensi bab 8 Hlm. 109
Mempelajari materi uji kompetensi dan latihan soal akhir tahun semester 2
200
3. Penutup
o Memberikan motivasi untuk lebih rajin mengerjakan latihan
o
Mendengarkan motivasi guru
20
Mengetahui
Kepala Sekolah
( ) Jakarta,
Guru Mata Pelajaran
( )
Monday, May 3, 2010
BERBAGAI UCAPAN PERNIKAHAN
1.........Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, ketika kita berada
di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan
seseorang yang membuatmu tertarik, itu bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah kesempatan.
Jika kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan
segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita
memilih bersama dengan seseorang, walaupun, apapun yang terjadi, itu adalah
pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang
lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih
untuk mencintainya, Itulah pilihan
Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, tetapi mencintai
dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah pilihan yang harus kita lakukan.
”Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai,
TETAPI untuk BEL AJAR mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara
yang sempurna...”
SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU......
2.......Suamimu...
Mungkin tidak sebijaksana Abu Bakar As-Siddiq
Mungkin tidak setegas Umar bin Khattab
Mungkin tidak sekaya Usman bin Affan
Mungkin tidak sesholeh Ali bin Abi Thalib
Akan tetapi...
Ia tentu akan lebih bijaksana
Ia tentu akan lebih tegas
Ia tentu akan lebih kaya
Ia tentu akan lebih sholeh
Karena kamu selalu bersamanya...
Istrimu...
Mungkin tidak sesabar Siti Sarah
Mungkin tidak sekaya Khadijah
Mungkin tidak sesholehah Fatimah
Mungkin tidak secerdas Aisyah
Akan tetapi...
Ia tentu akan lebih sabar
Ia tentu akan lebih kaya
Ia tentu akan lebih sholehah
Ia tentu akan lebih cerdas
Karena kamu selalu bersamanya
Semoga Allah swt. Memberkahi dan Mudah-mudahan
Allah swt. Mengekalkan Keberkahan Atasmu dan
Mengumpulkan Kalian Berdua dalam Kebaikan
BLOGGER KAMPUNGAN...TAPI KEREN
.jpg)
dah mcm biskut pulak aku rasa masa aku berblogger ni.
kadang2 update,kadang xda langsung.
penat....
biaq pi la noo...
janji aku da lagi.
tempat aku mencari rezeki dan sesuap dua suap nasi bakal menerima Bos baru lagi.
ni dh masuk kali yang ke 3 gamaknya tukar Bos.
aku tak la kisah sgt kalau daorg nk tuka Bos tiap hari pun.
tp standard keja tu sama jer.
ni tidak Bos yg lepas mcm ni,Bos sekarang mcm ni dan Bos yg baru ni tah mcm maner pulak.
penat dh aku tukar format tu la,format ni la...
smpai fail yang nk simpan dokumen pun tukar.
mau tak naik hantu staff.
semalm aku jumpa budak2 yg benti baru2 ni.
dtg amik payslip gaji ngan voucher.
aku mtk dorg masuk balik keja.
Bos yg kurang di ajar itu sudah mahu berambus.
akan kami fikirkan diaorang ckp kat aku.
smlm ada seorg hamba Allah mane tah terkena marah dengan aku.
aku mtk maaf la...
sbb kamu dh terlancang berkata2 smlm.
itu tidak dpt diterima akal dizaman yg seba moden oni.
seharusnya kita semua sudah mendapat pelajaran yang sewajarnya...
Teknologi Metabolisme
1. Teknologi Subtitusi Energi
Teknologi subtitusi energi dari produk pengolahan makanan bertujuan untuk mendapatkan makanan dengan kualitas tinggi yang dapat di gunakan secara cepat. Misalnya, makanan makanan suplemen dan cairan infus.
A. Cairan Infus
Cairan infus adalah cairan steril yang dimasukkan melalui bawah pembuluh vena. Cairan yang dimasukkan biasanya larutan garam fisiologis, glukosa, obat, atau plasma darah. Cairan infus yang diberikan bertujuan untuk menjaga keseimbangan caiaran dan elektrolit dalam tubuh sehingga metabolisme tubuh dapat kembali berjalan normal.
B. Makanan suplemen
Ide pemunculan makanan bersuplemen tinggi ini didorong oleh kesibukan masyarakat perkotaan yang sibuk dan penuh tekanan akan keadaan lingkungan. Mereka yang hidup di daerah yang sibuk dan penuh dengan polusi memerlukan formula yang mampu menyediakan zat gizi seimbang untuk pemenuhan kebutuhan dan penawar racun yang berfungsi sebagai antioksidan. Suplemen makanan ini tidak bisa dikonsumsi secara bebas karena sifatnya sebagai penyeimbang kebutuhan gizi. Faktor lain yang mendukung pemunculan makanan suplemen ini adalah perubahan pola hidup seseorang.
Kesibukan dan kurangnya persiapan makanan dengan menu seimbang ditambah lagi kebiasaan mengkonsumsi makanan olahan dengan bahan pengawet dan zat tambahan akan mempengaruhi asupan gizi. Kurangnya olahraga juga merupakan salah satu faktor pemicu munculnya makanan suplemen karena pandangan yang salah di masyarakat. Masyarakat menganggap hal itu bisa diatasi dengan mengkonsumsi makanan suplemen.Makanan suplemen atau lebih dikenal dengan food suplement adalah produk yang digunakan untuk melengkapi makanan yang mengandung satu atau lebih kombinasi bahan.
Vitamin, mineral, tumbuhan, bahan tumbuhan, asam amino, konsentrat, atau bahan lainnya digunakan sebagai bahan untuk membuat makanan suplemen. Makanan suplemen bisa berbentuk cair atau tablet.Makanan suplemen tidak ditujukan untuk mencegah atau mengobati suatu penyakitTetapi sebagai usaha untuk pemeliharaan kesehatan. Makanan suplemen tidak di perlukan lagi apabila makanan yang di konsumsi apabila makanan yang di konsumsi setiap hari mengandung gizi yang seimbang.
Makanan suplemen lebih di butuhkan oleh orang lanjut usia karena metabolisme dalam tubuh mereka telah berkurang. Penggunaan makanan suplemen di anjurkan pada orang yang baru sembuh dari sakit. Saat sakit, organ-organ tubuh terganggu sehingga mereka memerlukan makanan suplemen dan vitamin selama masa penyembuhan untuk mendukung metabolisme tubuh.
Hemaviyon merupakan Makanan Suplemen Dan Bervitamin
Dalam keadaan stres, tubuh akan menguras cadangan glukosa dalam tubuh. Cadangan glukosa ini diambil dari persediaan protein dan karbohidrat untuk memenuhi energi yang banyak terbuang. Stres juga memicu ginjal untuk mengeluarkan berbagai macam mineral penting dari dalam tubuh. Kekurangan mineral penting seperti magnesium, seng, dan kalsium akan menyebabkan metabolisme tubuh terganggu. Untuk itu, salh satu cara yang cepat mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengonsumsi makanan suplemen.
2. Makanan berkadar gula rendah
Makanan dengan kadar gula rendah bahkan tidak memiliki nilai kalori sama sekali berupa pemanis buatan. Namun, penggunaan pemanis buatan ini kadang kala disalah gunakan untuk menekan ongkos produksi suatu bahan.
A. Sakarin
Sakarin merupakan pemanis buatan dengan tingkat kemanisan 500 kali lebih manis daripada gula pasir. Sakarin berbentuk kristal putih. Dosis yang diperbolehkan bagi penggunaan sakarin adalah kurang dari 1 gram per hari. Sakarin tidak dapat dimetabolisme tubuh. Sakarin dibuang melalui air seni.
B. Sukralosa
Sukralosa dikenal juga sebagai trichlorogalactosucrose, merupakan pemanis buatan dengan tingkat kemanisan sangat tinggi mencapai 600 kali dibanding sukrosa (gula meja). Sukrosa tidak memberikan kontribusi energi tambahan pada produk yang mempergunakannya. Sukralosa tidak bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker), gangguan reproduksi (kesuburan) ataupun risiko-risiko neurologik (saraf). Dosis yang diperbolehkan untuk mengkonsumsi sukralosa 0 sampai 15 mg/kg berat badan.
Produk Sukralosa dikenal juga sebagai trichlorogalactosucrose
C. Aspartam
Aspartam merupakan pemanis buatan berbentuk serbuk berwarna putih, tidak berbau, dan bersifat higroskopis. Aspartam memiliki tingkat kemanisan kira-kira 200 kali lebih manis daripada gula pasir. Dosis yang diperbolehkan bagi pengguna aspartam adlah 40mg per hari. Setiap gram aspartam menghasilkan 4 kalori. Di antara semua pemanis tidak berkalori, hanya aspartam yang mengalami metabolisme. Tetapi proses pencernaan aspartam juga seperti proses pencernaan protein lain.
D. Asesulfam Potasium
Asesulfam potasium memiliki tingkat kemanisan sekitar 200 kali dibandingkan sukrosa (gula meja). Asesulfam potasium tidak memberi kontribusi kalori dan juga tidak dimetabolisme oleh tubuh sehingga dikeluarkan melalui urin tanpa mengalami perubahan. Asesulfam dapat meningkatkan derajat kemanisan makanan bila dicampur dengan pemanis lain.
Thursday, October 8, 2009
MEMILIH NETBOOK ATAU NOTE BOOK
BAGAIMANA MEMILIH NETBOOK ATAU NOTE BOOK????????''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Netbook adalah komputer jenis notebook yang lebih murah dibandingkan dengan notebook biasa. Menurut Wikipedia, netbook adalah notebook berukuran kecil sampai dengan medium, ringan, hemat energi, berharga relatif murah, dan ditonjolkan untuk kemudahan mengakses Internet seperti browsing dan e-mailing.Pada umumnya, netbook menggunakan prosesor dengan daya rendah seperti prosesor Intel Atom. Asus menjadi produsen pertama yang meraih sukses di pasar netbook, tercatat memiliki penjualan tertinggi pada awal 2008 melalui Amazon.com. Produk yang dikeluarkannya berbasiskan sistem operasi Xandros Linux OS, Asus Eee PC 4G, berlayar 7 inch dengan harga $200 pada saat itu. netbook merupakan salah satu varian dari komputer jinjing yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan komunikasi nirkabel dan mengakses internet. Dengan rancangan utama untuk digunakan sebagai perangkat dalam merambah web, dan menulis surat elektronik, netbook sangat bergantung pada keberadaan internet untuk akses jarak jauh terhadap aplikasi berbasis web untuk pengguna yang tidak membutuhkan keberadaan komputer berspesifikasi tinggi. Netbook biasanya menggunakan Windows XP ataupun Linux sebagai basis sistem operasi daripada sistem operasi yang memakan sumber daya komputer yang lebih besar seperti Windows Vista. Ukuran perangkat ini berkisar 4.8 inci hingga lebih dari 13 inci, umumnya memiliki berat antara 2 hingga 3 pond (~1 kg) dan biasanya lebih murah dari pada laptop biasa
Sejarah
Asal mula netbook dapat ditelusuri dari produk jajaran netbook milik Psion — perusahaan pembuat hardware yang berasal dari London yang saat ini sudah tidak lagi dilanjutkan, Proyek satu laptop untuk tiap anak (OLPC), dan Palm Foleo. Ketiganya merupakan perangkat komputer yang berukuran kecil, ringan, dan mampu digunakan untuk mengakses jaringan. Kehadiran netbook mulai dikenal luas pada saat Asus mulai memperkenalkan jajaran produk ASUS Eee PC untuk mengisi kekosongan pasar
Selama ini konsep netbook, laptop mini dengan harga terjangkau, hadir tanpa CD-Room demi keringkasan. Namun, untuk pertama kalinya, ada netbook yang dilengkapi pembaca cakram digital yang dirilis ke pasaran yakni Asus Eee PC 1004DN. Netbook ini pertama kali dipamerkan dalam CES (Consumer Electronics Show) 2009 pada Januari silam di AS. Kualitasnya tak kalah dengan notebook standar dan tetap ergonomis meski dengan ukuran mini.
Tidak hanya CD-Room, netbook baru ini juga dilengkapi pemindai sidik jari. Proses komputasinya didukung dengan Intel Atom N280 1,66 GHz dan chipset Intel GN40 serta kartu grafis X4500M. Dengan kartu grafis ini, ia sanggup menjalankan langsung film standar 720p HD video dan 1080p HD video dengan mengatur bagian-bagian setting tertentu.
Kehadiran CD-Room tak mengorbankan penampilannya. Berat total hanya sekitar 1,6 kilogram. Ukuran layarnya 10,2 inci dengan resolusi 1024 x 600 piksel. Memori bawannya RAM 1 GB. Untuk koneksinya tersedia WiFi standar IEEE 802.11b/g/n, Bluetooth 2.1, dan slot ExpressCard 34. Baterainya 6 sel mampu bekerja hingga 5,5 jam. Sayangnya produk ini sementara baru dijual di taiwan dan belum ada kabar kapan akan dilempar ke negara lain. Di Taiwan, harga jualnya sekitar 608 dollar AS Netbook memiliki tiga kelemahan yaitu kinerja, ukuran layar dan keyboard yang tidak memungkinkan pengguna untuk mengetik dengan nyaman.
Kinerja Rendah
Netbook pada umumnya menggunakan Intel Celeron, Atom atau VIA Nano sebagai CPU yang memiliki arsitektur x86 tetapi tetap hemat daya. Sebagian besar netbook hanya memiliki memori 1GB dan ada beberapa yang hanya menemas 256MB.
Walaupun pada awalnya sebagian besar netbook mengoperasikan Linux, kini sudah banyak yang mengoperasikan Windows XP atau Vista. Apabila Anda menggunakan sebuah aplikasi email sekaligus membuka browser dengan beberapa tab saja netbook sudah mulai berkinerja lambat. Sedangkan banyak pengguna tidak terbiasa menggunakan Linux.
Menggunakan netbook bukanlah pengalaman penggunaan yang disukai setiap orang. Intel Atom jelas tidak bisa menyaingi kinerja laptop dengan Core 2 Duo dan apabila disuruh memilih, sebagian besar pengguna akan memilih laptop biasa karena netbook berkinerja sangat lambat.
Ukuran Layar
Kebanyakan netbook berukuran 7 hingga 10 inci (kecuali Dell yang bersikeras menyebut Inspiron 12 sebagai netbook). Hal terburuk dari layar netbook adalah resolusi vertikalnya yang hanya 600 pixel. Walaupun Anda tidak memiliki toolbar atau plugin browser yang banyak memakan ruang vertikal, tetap saja layarnya terlalu kecil.
Kamu harus selalu melakukan scroll ke bawah di netbook — contohnya Anda harus melakukan scroll hanya untuk melihat judul artikel pertama di NYTimes. Tidak seperti di iPhone di mana Anda hanya perlu menggerakkan layar dengan jari, pengguna yang tidak memiliki tetikus harus menggunakan keyboard atau trackpad untuk melakukan scroll. Sangat mengganggu dan setelah beberapa lama Anda akan berhenti menggunakan netbook Anda.
Keyboard
Kemudian ada lagi keyboard yang berukuran mini — sebagian besar hanya 80% ukuran normal. Kebanyakan pengguna dewasa tidak dapat mengetik dengan cepat tanpa melakukan kesalahan ketik. Mengetik di laptop jenis ini tidak jauh lebih baik dari keyboard kecil seperti BlackBerry dari segi kecepatan dan akurasi. Bertemunya Laptop dan Mobile Memang ada jurang pemisah yang cukup lebar di antara alat portabel seperti iPhone dan laptop biasa akan tetapi laptop berukuran mini seperti netbook bukanlah jawaban yang tepat untuk semua orang. Sebagian besar netbook tidak jauh lebih murah dibandingkan laptop segmen bawah yang memiliki layar jauh lebih besar dan keyboard berukuran penuh.
Masalahnya netbook berusaha untuk menargetkan dua pasar sekaligus: negara berkembang di mana harga menjadi faktor utama dan negara maju di mana pengguna menginginkan komputer kedua. Negara berkembang tidak peduli tentang ukuran, mereka hanya mementingkan harga murah jadi apabila mereka ditawarkan sesuatu yang lebih besar dan lebih nyaman dipakai dengan harga yang sama (ingat, semakin besar ukuran komponen komputer semakin murah harganya, kecuali untuk layar), kemungkinan besar mereka akan memilih laptop dibandingkan netbook.
Negara maju tidak begitu mementingkan harga, dan netbook terlalu minim fitur. Mungkin itu adalah salah satu alasan mengapa ukuran netbook mulai membengkak menjadi 10 dan 11 inci yang tidak jauh berbeda dari laptop — dengan harga yang hampir sama.
Jadi apa jawabannya? Apabila Anda menginginkan sebuah alat berukuran kecil yang hanya membutuhkan sebuah browser (tujuan netbook pada awalnya), sebuah alat dengan spesifikasi perangkat keras sekelas ponsel sudah cukup. Berikan pengguna layar berukuran besar untuk mendapatkan pengalaman pemakaian internet yang baik, tidak peduli apakah menggunakan layar sentuh atau keyboard sebagai metode input. Apabila dijual dengan harga murah — alat itu akan diinginkan semua orang
Friday, September 25, 2009
KETUPAT

Lebaran kurang terasa kalau belum makan ketupat. Begitu tradisi yang ada di Indonesia. Sebenarnya apa sih isi ketupat dan darimana asalnya ya? Siapa pertama kali yang menemukan dan mempopulerkan ketupat?
Umumnya ketupat identik sebagai hidangan spesial lebaran, tradisi ketupat ini diperkirakan berasal dari saat Islam masuk ke tanah Jawa. Dalam sejarah, Sunan Kalijaga adalah orang yang pertama kali memperkenalkannya pada masyarakat Jawa. Beliau membudayakan dua kali Bakda, yaitu Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Bakda Kupat dimulai seminggu sesudah Lebaran. Pada hari yang disebut Bakda Kupat tersebut, di tanah Jawa waktu itu hampir setiap rumah terlihat menganyam ketupat dari daun kelapa muda. Setelah sudah selesai dimasak, kupat tersebut diantarkan ke kerabat yang lebih tua, menjadi sebuah lambang kebersamaan.
Ketupat sendiri menurut para ahli memiliki beberapa arti, diantaranya adalah mencerminkan berbagai macam kesalahan manusia, dilihat dari rumitnya anyaman bungkus ketupat. Yang kedua, mencerminkan kebersihan dan kesucian hati setelah mohon ampun dari segala kesalahan, dilihat dari warna putih ketupat jika dibelah dua. Yang ketiga mencerminkan kesempurnaan, jika dilihat dari bentuk ketupat. Semua itu dihubungkan dengan kemenangan umat Muslim setelah sebulan lamanya berpuasa dan akhirnya menginjak hari yang fitri.
Rupa (jenis-jenis) Ketupat Indonesia
Ketupat atau Kupat adalah hidangan khas Asia Tenggara yang dibuat dari beras. Beras ini dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa dan dikukus sehingga matang. Ketupat paling banyak ditemui sekitar waktu Lebaran, ketika umat Islam merayakan berakhirnya bulan puasa. Ketupat juga sering dihidangkan dengan sate. Bila dihidangkan dengan tahu dan gulai menjadi kupat tahu. Selain di Indonesia, ketupat juga dijumpai di Malaysia, Singapura dan sebagainya.
Di antara beberapa kalangan di Jawa, ketupat sering digantung di atas pintu masuk rumah sebagai semacam jimat. Di Bali ketupat sering pula dipersembahkan sebagai sesajian upacara.
1. Ketupek Katan Kapau
Katupek katan yang khas Kapau, yaitu ketupat ketan berukuran kecil yang dimasak dalam santan berbumbu. Ketupat ketan adalah versi rebus dari lemang. Santannya menjadi sampai kental sekali dan merasuk ke dalam ketupat. Ketupat kentan ini bisa dimakan sebagai dessert, tetapi juga bisa dimakan dengan lauk pedas, misalnya gulai itik cabe hijau atau rendang.
2. Ketupat Glabed
Ada lagi sajian rakyat lain di Tegal yang sangat populer, yaitu Kupat Glabed. Kali ini bukan ketupat dari desa Glabed. Kupat glabed adalah ketupat yang dimakan dengan kuah kuning kental. Glabed sendiri sebenarnya berasal dari ucapan orang Tegal bila mengekspresikan kuah yang kental ini. Glabed-glabed! Ketupatnya dipotong-potong, dibubuhi tempe goreng, dan disiram dengan kuah glabed. Tambahkan sambal bila ingin citarasa pedas. Topping-nya adalah kerupuk mi yang terbuat dari tepung singkong dan taburan bawang goreng. Sebagai lauknya, Kupat Glabed selalu didampingi dengan sate ayam atau sate kerang.
3. Ketupat Betawi (Bebanci)
Masakan paling khas dan unik yang dimiliki masyarakat Betawi adalah ketupat bebanci. Saat ini nggak ada orang yang jual ketupat bebanci. Padahal sangat unik dan enak. Sesuai dengan namanya, ketupat bebanci adalah masakan dengan unsur utama ketupat. Ketupat ini disantap dengan kuah santan berisi daging sapi dan diberi aneka bumbu seperti kemiri, bawang merah, bawang putih, cabai, dan rempah-rempah.
4. Ketupat Blegong (tegal)
Kupat Blengong (Kupat Glabed dengan daging Blengong, Blengong=Keturunan hasil perkawinan Bebek dan Angsa)
5. Ketupat Bongko (tegal)
Kupat Bongko adalah Ketupat dengan sayur tempe yang telah diasamkan.
6. Ketupat cabuk rambak (solo)
Cabuk rambak adalah ketupat nasi yang diiris tipis-tipis, dan disiram dengan sedikit sambal wijen (dicampur kemiri dan kelapa parut yang terlebih dulu digongseng). Ada yang menyukai sambal yang sangat pedas, ada yang menyukai rasa sambal yang gurih. Rasa sambalnya memang sangat khas. Hidangan ini disajikan dengan kerupuk nasi yang disebut karak.
7 .Ketupat/lontong Sayur
Lontong Sayur. Biasanya Lontong sayur itu artinya santan kental yang gurih, tapi kalo mau sehat (baca: engga mau makan santan) dikasih soun, telur rebus dan ditaburi bawang goreng.
PACARAN
YANG namanya pacaran pasti ada efeknya sama kehidupan kita. Bisa positif, bisa juga negatif. Tergantung kita yang melakoninya.
PACARAN sih boleh aja, tapi harus mengerti batasannya, apa yang boleh dan enggak boleh dilakukan. Singkatnya, pacaran “sehat” harus jadi pilihan kita kalau enggak mau kena akibatnya. Nah, bagaimana gaya pacaran kita bisa disebut sehat?